Warga Serbu Titik Penukaran Uang Baru BI Jelang Lebaran 2026

Warga Serbu Titik Penukaran Uang Baru BI Jelang Lebaran 2026

Menjelang Hari Raya Idulfitri 2026, Bank Indonesia (BI) mencatat lonjakan signifikan dalam penukaran uang pecahan baru. Tradisi pemberian THR dan uang layak edar kepada keluarga menjadi faktor utama peningkatan permintaan.

Direktur Departemen Pengelolaan Uang BI, Faris Budiawan, menyampaikan bahwa hingga Kamis pekan lalu, jumlah masyarakat yang menukarkan uang mencapai sekitar 1.076.000 orang, naik tajam dibanding tahun 2025 yang hanya sekitar 580 ribu penukar.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, BI menyiapkan dana tunai sebesar Rp185,6 triliun, meningkat 15 persen dari Rp161 triliun pada tahun sebelumnya. Dari total itu, Rp177 triliun dialokasikan untuk perbankan.

“Layanan penukaran kini tersedia tidak hanya di loket BI, tetapi juga melalui kerja sama dengan perbankan dan aplikasi layanan penukaran Pintar,” kata Faris. Secara keseluruhan, terdapat 8.755 titik layanan, dengan batas penukaran hingga Rp5,3 juta per orang.

Penukaran dilakukan dalam dua termin, yakni minggu pertama dan kedua Ramadan. BI juga mempertimbangkan layanan tambahan di lokasi tertentu yang dilalui pemudik.

Faris mengimbau masyarakat menukar uang di layanan resmi BI atau perbankan untuk memastikan keaslian uang dan keamanan transaksi. Dengan banyaknya titik layanan, BI berharap kebutuhan masyarakat selama periode mudik Lebaran 2026 dapat terpenuhi dengan lancar.

Dikutip dari RRI.co.id

About The Author