PISTI Dorong Standar Keamanan Studio Sulam Alis untuk Cegah Infeksi

PISTI Dorong Standar Keamanan Studio Sulam Alis untuk Cegah Infeksi

JAKARTA – Perkumpulan Industri Sulam Tato Indonesia (PISTI) secara resmi mendorong penerapan standar keamanan dan higienitas tinggi pada seluruh studio sulam alis guna meminimalisasi risiko infeksi serta iritasi bagi konsumen. Dalam peluncuran organisasinya di Jakarta, Rabu (1/4/2026), PISTI menekankan bahwa efek samping medis sering kali terjadi akibat prosedur yang tidak sesuai standar, seperti penggunaan alat yang tidak steril. Praktisi sulam, Thesa Kristal, menegaskan bahwa penggunaan jarum sekali pakai dan kebersihan lokasi studio merupakan syarat mutlak yang tidak boleh diabaikan demi keselamatan pelanggan.

Sebagai langkah konkret, PISTI kini tengah menyusun standar kompetensi nasional bagi para pelaku industri sulam di Indonesia. Praktisi Jane Razell menjelaskan bahwa setiap anggota nantinya akan dibekali edukasi medis dasar, termasuk kemampuan menganalisa jenis kulit dan kondisi alergi konsumen sebelum tindakan dilakukan. PISTI juga menargetkan agar profesi ini mendapatkan pengakuan legal melalui sertifikasi kompetensi resmi yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sehingga praktik sulam tidak lagi dilakukan secara sembarangan.

Guna memperkuat tata kelola industri, PISTI telah berkoordinasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) untuk memayungi industri sulam tato dalam subsektor fesyen dan kecantikan. Melalui standarisasi keamanan dan ujian kompetensi yang ketat, PISTI optimistis industri sulam di Indonesia akan tumbuh lebih profesional, berkualitas, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat internasional. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mengangkat derajat profesi praktisi sulam di tanah air. Dikutip dari Antaranews.com

About The Author