Cilacap – PT Jasa Raharja Kantor Pelayanan Wangon bersama Satlantas Polres Cilacap mengajak para guru dan tenaga pendidik di SMA Negeri 1 Kroya untuk berperan aktif dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada para pelajar. Ajakan tersebut disampaikan melalui kegiatan sosialisasi Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL) yang dilaksanakan pada Jumat (22/5).
Kegiatan yang merupakan rangkaia tindak lanjut hasil koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Kabupaten Cilacap ini, menyasar sektor pendidikan sebagai upaya preventif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di kalangan usia produktif, khususnya pelajar. Guru dinilai memiliki peran strategis karena kedekatan emosional dan pengaruhnya dalam membentuk karakter dan disiplin siswa, termasuk dalam membangun kesadaran keselamatan di jalan raya.
Dalam pemaparannya, Kepala PT Jasa Raharja Kantor Pelayanan Wangon menyampaikan keprihatinan terhadap tingginya angka kecelakaan lalu lintas yang masih didominasi oleh usia produktif dan pelajar. Oleh karena itu, keterlibatan aktif tenaga pendidik dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam membangun budaya keselamatan sejak dini.
“Kami mengajak seluruh pengajar dan tenaga pendidik di SMA Negeri 1 Kroya untuk terus menanamkan kepedulian terhadap keselamatan berlalu lintas kepada para siswa. Kepedulian tersebut dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti mengingatkan penggunaan helm, menegur perilaku berkendara yang tidak aman, hingga mengedukasi pentingnya keselematan berlalulintas,” ujar Kepala PT Jasa Raharja Kantor Pelayanan Wangon.
Dalam sosialisasi tersebut, Jasa Raharja menyampaikan edukasi mengenai peran dan fungsi Jasa Raharja, sekaligus mengajak peserta untuk meningkatkan kesadaran terhadap risiko kecelakaan melalui penerapan budaya keselamatan “SIGAP di Jalan”, yaitu Sadari Risiko, Ingat Persiapan, Gerak Aman, Amati Situasi, dan Pasca Perjalanan. Melalui pendekatan ini, peserta didorong untuk lebih waspada, disiplin, dan mampu mengambil keputusan yang aman saat berkendara.
Selain itu, peserta juga mendapatkan materi safety riding dari Kepala Pos Lalu Lintas Sampang mewakili Satlantas Polres Cilacap. Materi yang disampaikan meliputi faktor-faktor penyebab kecelakaan, pentingnya etika dan disiplin berlalu lintas, serta kepatuhan terhadap rambu dan aturan di jalan raya sebagai upaya meminimalkan risiko kecelakaan.
Pihak SMA Negeri 1 Kroya menyambut positif pelaksanaan program tersebut dan menyatakan komitmennya untuk terus menyisipkan pesan-pesan keselamatan lalu lintas dalam kegiatan pembelajaran maupun komunikasi dengan orang tua siswa.
Melalui Program PPKL ini, diharapkan terbangun kesadaran kolektif antara pihak sekolah, orang tua, dan para pelajar untuk bersama-sama menciptakan budaya tertib berlalu lintas serta menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Kabupaten Cilacap. Upaya ini sekaligus menjadi bentuk perlindungan terhadap generasi muda sebagai aset masa depan bangsa.