Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Gunung Gombak atau Gunung Nglarangan di Desa Sukosari, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dan menghanguskan sekitar 15 hektare kawasan hutan serta lahan. Api yang mulai terlihat pada Senin sore berhasil dipadamkan setelah petugas gabungan melakukan penanganan selama kurang lebih delapan jam.
Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengatakan api diduga berasal dari bagian bawah lereng sebelum merambat ke sejumlah sisi gunung. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Proses pemadaman dilakukan secara manual oleh personel gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Perhutani, relawan, pemerintah desa, dan masyarakat menggunakan alat sederhana serta membuat sekat bakar untuk membatasi penyebaran api.
Meski titik api sempat berada sekitar 100 meter dari permukiman warga, BPBD memastikan kebakaran tidak sampai menjalar ke kawasan permukiman. Petugas juga terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya titik api baru setelah proses pemadaman selesai.
Selain di Gunung Gombak, BPBD Ponorogo masih mendata sejumlah kejadian karhutla di wilayah lain seperti Kecamatan Sampung, Sambit, dan Balong. Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak meninggalkan sumber api di area terbuka serta memastikan api benar-benar padam setelah digunakan.