Jasa Raharja NTB Ajak Mahasiswa Menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Melalui Dialog Publik

Jasa Raharja NTB Ajak Mahasiswa Menjadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Melalui Dialog Publik

Mataram – Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadiri kegiatan Dialog Publik yang diselenggarakan oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) dengan melibatkan peserta dari kalangan mahasiswa pada hari Rabu (10/06/2026). Kegiatan ini menjadi wadah diskusi yang konstruktif dalam membahas berbagai isu keselamatan berlalu lintas serta upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berkendara.

Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja NTB hadir sebagai narasumber bersama unsur terkait lainnya, yaitu Polresta Mataram dan Dinas Perhubungan Kota Mataram. Kehadiran ketiga instansi tersebut memberikan perspektif yang komprehensif mengenai keselamatan transportasi dari aspek edukasi, penegakan hukum, hingga perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan Jasa Raharja NTB memaparkan peran dan fungsi Jasa Raharja sebagai penyelenggara program perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas dan angkutan umum. Selain itu, disampaikan pula pentingnya kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran SWDKLLJ sebagai bentuk kontribusi terhadap perlindungan bagi pengguna jalan.

Sementara itu, narasumber dari Polresta Mataram menjelaskan berbagai faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas serta pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia muda. Edukasi mengenai kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas menjadi salah satu poin utama yang disampaikan guna menekan angka kecelakaan di wilayah Kota Mataram.

Dinas Perhubungan Kota Mataram turut memberikan pemaparan mengenai peran pemerintah daerah dalam mendukung keselamatan transportasi melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, pengawasan operasional transportasi, serta berbagai program keselamatan yang terus dikembangkan untuk menciptakan mobilitas masyarakat yang aman dan nyaman.

Mahasiswa PMII yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya dialog. Berbagai pertanyaan dan masukan disampaikan dalam sesi diskusi, mulai dari isu keselamatan pengendara muda, peran teknologi dalam mendukung keselamatan berlalu lintas, hingga upaya kolaboratif yang dapat dilakukan oleh generasi muda untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan raya.

Melalui kegiatan dialog publik ini, Jasa Raharja NTB berharap dapat memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kalangan mahasiswa, dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas. Edukasi yang berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga tercipta lingkungan lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan bagi seluruh pengguna jalan.

About The Author