Melalui Roadshow ke Banjarnegara, Tim Pembina Samsat Gencarkan Inovasi Digital untuk Dongkrak PKB dan SWDKLLJ

Melalui Roadshow ke Banjarnegara, Tim Pembina Samsat Gencarkan Inovasi Digital untuk Dongkrak PKB dan SWDKLLJ

Banjarnegara — Tim Pembina Samsat Provinsi Jawa Tengah melanjutkan rangkaian kunjungan strategisnya ke daerah. Kali ini, tim menyambangi Kabupaten Banjarnegara dalam rangka koordinasi dan evaluasi guna mengoptimalkan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), Rabu (24/6). Pertemuan penting tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, serta dihadiri oleh Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Masrofi, S.Sos., M.Si., Kepala Kantor Wilayah Utama Jasa Raharja Jawa Tengah, Triadi, S.H., M.H., QCRO, dan perwakilan dari jajaran Polres Banjarnegara.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bapenda Jateng, Muhammad Masrofi, mengungkapkan bahwa berdasarkan data evaluasi, tingkat kepatuhan wajib pajak di wilayah Kabupaten Banjarnegara pada tahun 2026 ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode tahun 2025. Menanggapi fenomena tersebut, pihaknya langsung melakukan langkah taktis melalui penguatan sistem pengawasan berbasis digital berupa program dashboard Sengkuyung Mobile. Lewat inovasi digital ini, petugas dapat memetakan data kendaraan bermotor yang menunggak secara presisi di setiap desa untuk diintegrasikan dengan pelayanan publik lokal, seperti imbauan menyertakan surat keterangan lunas pajak saat warga mengurus dokumen kependudukan. Masrofi menegaskan, kedisiplinan ini sangat penting lantaran ada dana bagi hasil berupa opsen pajak yang akan kembali ke daerah.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Utama Jasa Raharja Jawa Tengah, Triadi, membenarkan adanya penurunan tren kepatuhan wajib pajak dari tahun lalu ke tahun ini. Kendati demikian, ia optimistis kehadiran dashboard Sengkuyung Mobile dapat menjadi solusi jitu untuk menyajikan data kepemilikan kendaraan secara riil hingga tingkat perdesaan. Guna memperluas daya jangkau, Jasa Raharja bersama Samsat juga telah menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk memproses pelayanan pembayaran pajak kendaraan. Triadi turut mengingatkan bahwa di dalam kepatuhan pembayaran tersebut terdapat komponen SWDKLLJ yang sangat penting untuk memberikan kepastian santunan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Merespons paparan dari tim roadshow, Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, menyampaikan apresiasi tinggi dan siap memberikan dukungan penuh demi mendongkrak kembali tingkat kepatuhan pajak di wilayahnya. Bupati Amalia menegaskan bahwa kontribusi pajak kendaraan sangat vital karena hasilnya akan dikembalikan lagi ke kabupaten melalui mekanisme opsen pajak untuk membiayai pembangunan daerah. Pihak Pemerintah Kabupaten Banjarnegara mendukung penuh pemanfaatan aplikasi Sengkuyung Mobile dan optimalisasi peran BUMDes ini karena terbukti andal dalam mempermudah pemetaan data kendaraan di tiap desa sekaligus mendekatkan akses pelayanan langsung kepada masyarakat luas

About The Author