Awal Pekan Cerah, Kurs Rupiah Diprediksi Menguat Senin Ini

Awal Pekan Cerah, Kurs Rupiah Diprediksi Menguat Senin Ini

JAKARTA – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS diprediksi memiliki ruang penguatan pada perdagangan hari Senin ini. Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, memperkirakan mata uang Garuda akan bergerak di kisaran Rp17.920 hingga Rp17.970 per dolar AS. Sentimen positif ini didorong oleh melemahnya indeks dolar AS menyusul pernyataan dovish dari Gubernur Federal Reserve (The Fed), Kevin Warsh, yang memicu ekspektasi pasar terkait pembatalan kenaikan suku bunga acuan pada tahun ini, ditambah dengan tren penurunan harga minyak dunia.

Meskipun sempat melemah 29 poin atau 0,16 persen ke level Rp17.992 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin pagi, rupiah disokong oleh rilis data tenaga kerja AS (nonfarm payroll) bulan Juni yang lebih rendah dari ekspektasi pasar. Kondisi ini membuat probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September mendatang menyusut dari 67 persen menjadi 63 persen. Pihak The Fed dilaporkan lebih mengkhawatirkan dampak perlambatan data tenaga kerja tersebut terhadap perekonomian AS ketimbang tekanan inflasi akibat kenaikan harga minyak di semester pertama.

Kendati secara global rupiah berpotensi menguat, Rully Nova mengingatkan bahwa laju penguatan mata uang domestik masih dibayangi oleh sejumlah faktor penahan dari dalam negeri. Beberapa sentimen domestik yang dinilai masih menjadi beban berat bagi keperkasaan rupiah antara lain terkait keterbatasan ruang fiskal, kondisi defisit neraca perdagangan, serta posisi cadangan devisa Indonesia saat ini. Dikutip dari Antaranews.com

About The Author