Kapuas Hulu – Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas, Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) Kabupaten Kapuas Hulu menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama para pemangku kepentingan pada Selasa (15/07/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas Hulu ini dihadiri oleh unsur Kepolisian, Dinas Perhubungan, PT Jasa Raharja, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Pendapatan Daerah (Bappenda), serta instansi terkait lainnya.
Rapat koordinasi tersebut menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam mengidentifikasi berbagai permasalahan lalu lintas sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis guna meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di Kabupaten Kapuas Hulu.
Sejumlah isu menjadi perhatian dalam forum tersebut, di antaranya masih ditemukannya pelajar yang mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm, berboncengan lebih dari dua orang, serta maraknya aksi balap liar yang berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas. Untuk menekan risiko tersebut, peserta rapat sepakat bahwa edukasi dan sosialisasi mengenai keselamatan berlalu lintas kepada pelajar perlu terus diperkuat. Penanaman kesadaran sejak usia dini dinilai menjadi langkah penting dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas sekaligus mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan di kalangan generasi muda.
Kepala Cabang Jasa Raharja Sintang, Laurensius Ade Suyanto, yang ditemui di tempat terpisah, menegaskan komitmen Jasa Raharja untuk terus mendukung berbagai program peningkatan keselamatan berlalu lintas melalui kolaborasi yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, kepolisian, dunia pendidikan, dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran, khususnya di kalangan pelajar, agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Laurensius.
Melalui Forum Komunikasi Lalu Lintas ini, diharapkan koordinasi dan kolaborasi antarinstansi semakin kuat sehingga berbagai permasalahan lalu lintas dapat ditangani secara lebih efektif. Sinergi tersebut diharapkan mampu menekan angka kecelakaan beserta fatalitas korbannya, sekaligus mewujudkan budaya tertib berlalu lintas serta lingkungan jalan yang lebih aman bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu.