Mentrans: Pertumbuhan Kawasan Transmigrasi Harus Ditopang SDM Unggul dan Iptek

Mentrans: Pertumbuhan Kawasan Transmigrasi Harus Ditopang SDM Unggul dan Iptek

Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di kawasan transmigrasi harus ditopang oleh sumber daya manusia (SDM) unggul serta ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). Menurutnya, pembangunan kawasan tidak akan berkembang optimal tanpa kehadiran inovasi dan penerapan teknologi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat setempat.

Dalam pembekalan Tim Ekspedisi Patriot 2026 di Jakarta, Iftitah menjelaskan pemerintah memfasilitasi hadirnya SDM unggul melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. Perguruan tinggi dinilai menjadi sumber penting ilmu pengetahuan dan teknologi yang dapat membantu pengembangan kawasan transmigrasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Ia meminta para peserta Ekspedisi Patriot bekerja secara total selama empat bulan penugasan dan menghasilkan pekerjaan konkret yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Peserta juga diminta beradaptasi dengan kondisi sosial setempat serta mengutamakan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan yang dibuktikan melalui manfaat nyata di lapangan.

Program Ekspedisi Patriot 2026 melibatkan 1.476 peserta yang terbagi dalam 246 tim dan akan bertugas di 53 kawasan transmigrasi, termasuk kawasan prioritas nasional dan wilayah Papua. Program ini menjadi bagian dari agenda Transmigrasi Patriot dalam skema 5T Kementerian Transmigrasi untuk mempertemukan ilmu pengetahuan dengan persoalan nyata sekaligus menghadirkan generasi muda sebagai agen perubahan di kawasan transmigrasi.

About The Author