Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah tajam pada perdagangan Senin (19/10/2026). Indeks turun 223,23 poin atau 4,31 persen ke level 4.961.
Berdasarkan data RTI Business, IHSG bergerak di rentang 4.940 hingga 4.974 pada awal perdagangan. Nilai transaksi di seluruh pasar mencapai Rp2,79 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 22,46 miliar saham dan frekuensi 134,02 ribu kali transaksi.
Tekanan pasar terlihat dari pergerakan saham yang didominasi penurunan. Sebanyak 542 saham melemah, sementara 80 saham menguat dan 133 saham bergerak stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp8.835,757 triliun.
Sejumlah saham perbankan berkapitalisasi besar ikut terkoreksi. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 6,86 persen ke Rp4.820, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 6,06 persen ke Rp2.480, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 3,83 persen ke Rp3.260.
Pelemahan juga terjadi pada saham sejumlah emiten lain. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 6,72 persen ke Rp125, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melemah 4 persen ke Rp24, sedangkan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 5,10 persen ke Rp2.420.
Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) terkoreksi 6,99 persen ke Rp665. Sementara itu, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mencatat penurunan tajam sebesar 65,83 persen ke Rp41, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melemah 6,48 persen ke Rp505.
Tekanan di pasar saham juga terjadi setelah investor asing mencatatkan jual bersih pada perdagangan sebelumnya, Jumat (16/10/2026). Di pasar reguler, nilai jual bersih asing mencapai Rp3,40 triliun, dengan pembelian Rp9,18 triliun dan penjualan Rp12,57 triliun.
Secara keseluruhan di seluruh pasar, investor asing membukukan jual bersih sebesar Rp3,35 triliun pada perdagangan Jumat.