Jakarta – Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian memastikan bahwa harga daging sapi di Pasar Cibinong dan Pasar Citeureup, Kabupaten Bogor, dalam kondisi stabil memasuki momen Ramadhan 2026. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, harga daging sapi tercatat berada di angka Rp130.000 per kilogram, yang mana angka tersebut telah sesuai dengan Harga Acuan Penjualan di tingkat konsumen yang ditetapkan oleh pemerintah. Sekretaris Ditjen PKH Kementan, Nuryani Zainuddin, menjelaskan bahwa stabilitas harga ini didukung oleh aliran pasokan yang tetap lancar dan distribusi barang yang berjalan rutin setiap hari ke lapak pedagang.
Selain daging sapi, Kementan juga memantau komoditas peternakan lainnya seperti daging ayam dan telur ayam ras. Harga daging ayam di kedua pasar tersebut berada di kisaran Rp43.000 hingga Rp45.000 per kilogram, sedikit di atas harga acuan namun masih dalam batas wajar akibat dinamika permintaan musiman saat bulan puasa. Sementara itu, harga telur ayam ras terpantau di angka Rp31.000 per kilogram. Meskipun terdapat sedikit kenaikan dibandingkan hari biasa, ketersediaan stok dipastikan aman karena pasokan dari daerah produsen seperti Jawa Tengah dan Karangasem terus masuk ke agen distributor lokal.
Pemerintah menegaskan akan terus melakukan pengawasan ketat terhadap rantai pasok pangan guna menjaga stabilitas harga hingga hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah mendatang. Fokus utama Ditjen PKH adalah memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau dan stok yang memadai di tengah tingginya konsumsi publik. Dengan kondisi pasokan yang relatif terkendali, Kementan optimis kebutuhan pangan asal ternak untuk wilayah Bogor dan sekitarnya akan terpenuhi dengan baik tanpa adanya lonjakan harga yang ekstrem di pasar tradisional. Dikutip dari Antaranews.com