Jasa Raharja Bersinergi dalam Operasi Gabungan SIGAP untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan di Gunungkidul

Jasa Raharja Bersinergi dalam Operasi Gabungan SIGAP untuk Tingkatkan Kepatuhan Pajak Kendaraan di Gunungkidul

Gunungkidul – PT Jasa Raharja melalui Samsat Gunungkidul bersama unsur kepolisian dan pemerintah daerah melaksanakan Operasi Gabungan SIGAP (Sinergi Intensifikasi dan Gerakan Administrasi Pajak) pada Senin, 19 Oktober 2026, di Rest Area Bunder, Tahura Bunder, Playen, Gunungkidul. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat serta mendorong kepatuhan terhadap kewajiban pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Operasi gabungan ini melibatkan Budhi Sulistyo selaku Penanggung Jawab Samsat Gunungkidul, M. Chariel Nur Eza dari LBJR Samsat Gunungkidul, Ipda Heri Utomo selaku Kanit Turjawali Polres Gunungkidul, Rany Jatmiko selaku Kepala KPPD Gunungkidul, Sugiyanto selaku Kasi Penagihan KKPD Gunungkidul, serta Purwanto selaku Kasubbid Pelayanan dan Keberatan BKAD Kabupaten Gunungkidul. Melalui kegiatan ini, petugas memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat mengenai pentingnya memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan serta SWDKLLJ secara tepat waktu. Masyarakat juga diarahkan untuk memanfaatkan kanal pembayaran digital yang tersedia agar proses pembayaran menjadi lebih mudah dan praktis.

Budhi Sulistyo selaku PJ Samsat Gunungkidul menyampaikan bahwa Operasi Gabungan SIGAP menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan bermotor. “Melalui kegiatan ini, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa membayar pajak kendaraan dan SWDKLLJ tepat waktu merupakan bentuk kepatuhan terhadap kewajiban yang harus dipenuhi. Selain itu, kami juga memberikan informasi mengenai berbagai kanal pembayaran yang dapat dimanfaatkan masyarakat agar proses pembayaran menjadi lebih mudah,” ujar Budhi.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara Jasa Raharja, kepolisian, dan pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kepatuhan masyarakat. Menurutnya, kegiatan operasi gabungan tidak hanya menjadi sarana untuk mengingatkan masyarakat mengenai kewajiban pembayaran, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya tertib administrasi kendaraan bermotor. “Kami berharap melalui sinergi lintas instansi ini, masyarakat semakin memahami pentingnya membayar PKB dan SWDKLLJ tepat waktu serta tidak menunda kewajiban yang harus dipenuhi,” tambahnya.

Budhi berharap Operasi Gabungan SIGAP dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperluas edukasi kepada masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kepatuhan pembayaran PKB dan SWDKLLJ di wilayah Gunungkidul. “Kami akan terus mendorong pendekatan yang edukatif dan meningkatkan koordinasi dengan seluruh pihak terkait. Harapannya, kesadaran masyarakat semakin meningkat, pemanfaatan kanal pembayaran digital semakin luas, dan upaya ini dapat mendukung peningkatan collection rate Kanwil D.I. Yogyakarta,” tutup Budhi.

About The Author