Rupiah Melemah, Pasar Tunggu Data NFP AS dan Keputusan BI

Rupiah Melemah, Pasar Tunggu Data NFP AS dan Keputusan BI

Jakarta – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa (16/12/2025). Rupiah tercatat turun 0,16 persen ke posisi Rp16.694 per dolar AS, setelah sebelumnya melemah ke Rp16.667 per dolar AS pada penutupan Senin (15/12/2025).

Analis pasar uang, Lukman Leong, memperkirakan rupiah masih akan berkonsolidasi dengan potensi menguat terbatas karena dolar AS sedikit tertekan. Posisi dolar AS berada di 98,28 setelah rilis data manufaktur AS yang lebih lemah dari perkiraan, dengan indeks manufaktur tercatat minus 3,9 dibandingkan perkiraan 10.

Pelaku pasar cenderung menunggu data penting non-farm payroll (NFP) AS yang diperkirakan menunjukkan penambahan 25 ribu pekerjaan, lebih rendah dari bulan sebelumnya di atas 100 ribu. Di dalam negeri, investor juga menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada Rabu (17/12/2025), yang akan mengumumkan kebijakan suku bunga BI Rate.

Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak di kisaran Rp16.600-16.700 per dolar AS pada Selasa (16/12/2025). Dikutip dari RRI.co.id

About The Author