7 Huntara di Agam untuk Korban Banjir dan Longsor Ditargetkan Rampung Sebelum Ramadan

7 Huntara di Agam untuk Korban Banjir dan Longsor Ditargetkan Rampung Sebelum Ramadan

Agam, Sumbar – Pembangunan hunian sementara (huntara) untuk korban banjir dan tanah longsor di Kabupaten Agam terus dikebut. Saat ini, tujuh titik lokasi sedang dalam proses pembangunan dan ditargetkan selesai menjelang Ramadan 2026.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Agam, Rinaldi, menyampaikan bahwa pembangunan huntara dilakukan oleh TNI bersama rekanan yang ditunjuk pemerintah pusat, dengan pendanaan dari BNPB dan pemerintah pusat.

Rinciannya:

  • SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan: 117 unit (progres 80%)
  • Lapangan Bola Padang Sibabaju, Jorong Kayu Pasak Timur: 88 unit (progres 35%)
  • Lapangan Bola Jajaran Tantaman, Nagari Tigo Koto Silungkang: 51 unit (progres 35%)
  • Lahan DOB Bancah Balingka, Kecamatan Ampek Koto: 33 unit (progres 5%)
  • Lapangan Lambeh, Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur: 14 unit (progres 5%)
  • Lahan Kampung Ujuang, Jorong Bancah, Nagari Maninjau: 35 unit (progres 15%)
  • Objek Wisata Linggai, Nagari Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya: 19 unit (progres 60%)

Rinaldi menambahkan, total kebutuhan huntara di Agam mencapai 412 unit, namun baru 357 unit yang sedang dibangun. 55 unit di Kecamatan Palupuh belum dapat dibangun karena kondisi lahan ekstrem dengan kemiringan lebih dari 20 persen.

BNPB dan pemerintah provinsi merekomendasikan mencari lokasi baru untuk Palupuh. Jika tidak tersedia, warga disarankan menerima dana tunggu hunian.

Rinaldi menegaskan, huntara SDN 05 Kayu Pasak ditargetkan selesai beberapa hari ke depan, sementara pembangunan di lokasi lain akan rampung sebelum Ramadan, memastikan korban banjir dan longsor memiliki tempat tinggal sementara yang layak.

Dikutip dari RRI.co.id

About The Author