Masjid Istiqlal Gelar I’tikaf Qiyamul Lail Berjamaah

Masjid Istiqlal Gelar I’tikaf Qiyamul Lail Berjamaah

Jakarta – Masjid Istiqlal Jakarta dipadati oleh jemaah dari berbagai daerah yang mengikuti kegiatan I’tikaf Qiyamul Lail pada 16–17 April 2026. Momentum spiritual ini diawali dengan salat Magrib berjemaah, pembacaan Surat Yasin, selawat, hingga istigasah bersama yang menciptakan suasana syahdu. Puncak rangkaian ibadah malam dimulai pada pukul 01.40 WIB, di mana jemaah melaksanakan salat tasbih, salat tahajud delapan rakaat, dan ditutup dengan salat witir tiga rakaat serta doa qunut sebelum memasuki waktu subuh.

Dalam kesempatan tersebut, Imam Besar Masjid Istiqlal, Mas’ud Halimin, menyampaikan tausiah mendalam bertajuk “Teologi Memaafkan”. Beliau menekankan pentingnya meneladani empat sifat Allah SWT dalam memaafkan, yaitu Al-Ghafur (menutupi aib), Al-Afuw (menghapus dosa), At-Taubah (kembali ke jalan benar), serta Ar-Rahman Ar-Rahim (menebar kasih sayang). Jemaah diingatkan untuk tidak menyimpan dendam dan amarah, karena memaafkan adalah bentuk nyata dari akhlak mulia yang harus mendarah daging dalam diri setiap Muslim.

Lebih lanjut, sesi renungan dalam i’tikaf ini mengajak jemaah memahami bahwa memaafkan merupakan bagian penting dari tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa. Proses ini menuntut keberanian psikologis, kerendahan ego, dan kedalaman spiritual untuk membersihkan hati dari emosi negatif. Melalui kegiatan Qiyamul Lail ini, Masjid Istiqlal tidak hanya menjadi pusat ibadah ritual, tetapi juga ruang transformasi batin bagi umat untuk melepaskan beban hati dan memperkuat hubungan vertikal kepada Allah SWT. Dikutip dari RRI.co.id

About The Author