Persebaya Kalah dalam Laga Derby, Pelatih Tavares Keluhkan Penyelesaian Akhir Pemain

Persebaya Kalah dalam Laga Derby, Pelatih Tavares Keluhkan Penyelesaian Akhir Pemain

Jakarta – Persebaya Surabaya harus mengakui keunggulan Madura United dengan skor 1-2 dalam laga Derby Suramadu yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4/2026). Gol tunggal Riyan Ardiansyah tidak mampu menyelamatkan wajah tuan rumah setelah tim tamu sukses menyarangkan dua gol melalui aksi Luiz Marcelo dan Riquelme Sousa. Menanggapi kekalahan ini, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyoroti lemahnya penyelesaian akhir (finishing) dan badai cedera yang menghambat performa maksimal skuad berjuluk Bajul Ijo tersebut di hadapan pendukung sendiri.

Pelatih asal Portugal tersebut menilai bahwa secara permainan, Persebaya sebenarnya mampu memberikan tekanan hebat dan menciptakan banyak peluang, terutama pada babak kedua. Namun, kurangnya akurasi di depan gawang menjadi kendala utama yang menyebabkan timnya gagal mengamankan poin penuh. “Kami sangat sedih karena kalah di kandang sendiri. Kami menciptakan banyak peluang, tetapi akurasinya masih kurang,” ujar Tavares. Meski pemain telah bekerja keras, efektivitas serangan Madura United terbukti lebih unggul dalam memanfaatkan celah di lini pertahanan Persebaya.

Selain masalah teknis di lapangan, Tavares juga mengkhawatirkan kondisi fisik para pemainnya yang mulai bertumbangan akibat cedera. Ia berharap tim medis dapat mempercepat proses pemulihan agar kedalaman skuad kembali stabil menghadapi laga-laga krusial mendatang. Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya harus segera melakukan evaluasi total guna memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara dan memastikan ketajaman lini serang kembali pulih di pertandingan berikutnya. Dikutip dari RRI.co.id

About The Author