Jakarta: Menteri Hak Asasi Manusia (MenHAM) Natalius Pigai menetapkan nama gedung Kementerian HAM menjadi Gedung KH Abdurrahman Wahid. Penetapan ini dilakukan usai Presiden Prabowo Subianto menetapkan Abdurrahman Wahid sebagai Pahlawan Nasional, Senin (20/11/2025).
Pigai menyampaikan penamaan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap peran besar Abdurrahman Wahid dalam meletakan fondasi pembangunan HAM. Menurut Pigai, Abdurrahman Wahid merupakan tokoh perjuangan kemanusiaan yang konsisten dan memperjuangkan keadilan bagi seluruh golongan.
“Saya langsung menetapkan nama Gedung Kementerian Hak Asasi Manusia dengan nama Gedung KH Abdurrahman Wahid. Ini bentuk penghormatan atas peran dan jasa beliau dalam bidang Hak Asasi Manusia. Beliau bagaimana pun adalah tokoh dan pejuang HAM,” kata Natalius Pigai dalam keterangannya, Selasa (11/11/2025).
Ia berharap Gedung Kementerian HAM ini menjadi pusat peradaban HAM sebagaimana misi yang diperjuangkan oleh Abdurrahman Wahid. Pigai menambahkan, kebijaksanaan Abdurrahman Wahid selama masa hidupnya selalu menekankan bahwa setiap manusia berhak diperlakukan secara bermartabat.
“Pada zaman beliau Presiden pun, beliau mendirikan Kementerian HAM. Ini bentuk perhatian dan keberpihakan yang jelas pada isu Hak Asasi Manusia,” ucap Pigai.
Lebih lanjut, Pigai menegaskan bahwa Abdurrahman Wahid yang mencabut sejumlah kebijakan yang bersifat diskriminatif. Hal ini juga termasuk Tap MPRS No. XXV/1966 terkait pembubaran PKI dan pelarangan penyebaran ajaran Marxisme-Leninisme.
“Kebijakan Abdurrahman Wahid terhadap Papua, di antaranya adalah pendekatan dialog yang menempatkan masyarakat Papua sebagai subjek. Serta pemberian ruang bagi mereka untuk mengekspresikan identitas budayanya,” ujarnya.
“Kami tentu berharap agar pembangunan HAM di Indonesia juga kami timba semangat dan prinsipnya dari warisan Gus Dur sendiri,” kata Pigai menutup. Sebelumnya, Presiden ke-4 Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional tahun 2025.
Upacara penganugerahan digelar pada Senin (10/11/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan di Istana Negara, Jakarta. Upacara tersebut langsung dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto. Dikutip dari RRI.co.id