Jakarta – Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam, menegaskan bahwa kemenangan tim jauh lebih penting daripada ambisi pribadi mengejar rekor clean sheet terbanyak. Meski saat ini ia hanya terpaut satu angka dari rekor legendaris Yoo Jae-hoon (17 nirbobol di ISL 2013), Teja mengaku tidak terbebani setelah gawangnya kebobolan dua gol saat Persib menang dramatis 3-2 atas Bali United di Stadion GBLA, Minggu. Bagi kiper bernomor punggung 14 ini, prioritas utamanya adalah mengamankan poin penuh demi menjaga posisi Persib di puncak klasemen.
Saat ini, Persib Bandung berada di jalur yang tepat untuk meraih gelar juara liga tiga kali berturut-turut (hattrick) dengan koleksi 64 poin. Raihan tiga poin atas Bali United sangat krusial untuk menjauhkan tim asuhan Bojan Hodak dari kejaran Borneo FC dan Persija Jakarta. Teja menyebutkan bahwa gelar kolektif jauh lebih berharga daripada catatan statistik individu. “Yang penting sekarang itu kemenangan dulu, yang penting bisa bawa hattrick juara dulu,” ujar Teja menanggapi persaingan ketat di sisa musim kompetisi.
Walaupun fokus pada kemenangan tim, peluang Teja Paku Alam untuk memecahkan rekor nirbobol dalam satu musim masih terbuka lebar. Sejauh ini, Teja telah mengumpulkan 16 clean sheet, melampaui catatan Andritany Ardhiyasa (15 nirbobol pada musim 2022/2023). Dengan tujuh pertandingan tersisa, termasuk tiga laga kandang, Teja memiliki kesempatan besar untuk melewati rekor 17 nirbobol milik Yoo Jae-hoon sekaligus menorehkan sejarah baru sebagai kiper dengan catatan pertahanan terbaik di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Dikutip dari Antaranews.com