Wujudkan Transportasi Aman, Jasa Raharja Semarang Jadi Narasumber Abdi Yasa Teladan Kota Semarang

Wujudkan Transportasi Aman, Jasa Raharja Semarang Jadi Narasumber Abdi Yasa Teladan Kota Semarang

SEMARANG – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menggelar ajang Pemilihan Abdi Yasa Teladan Tingkat Kota Semarang Tahun 2026, Selasa (7/7). Kegiatan ini ditujukan untuk membangun karakter pengemudi angkutan umum yang profesional, berintegritas, dan senantiasa mengutamakan keselamatan di jalan raya.

Agenda tahunan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah sekaligus merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 78 Tahun 2019 tentang Pemberian Penghargaan Abdi Yasa dan Penghargaan Wahana Adhiguna. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasatlantas Polrestabes Semarang, Ketua DPC Organda Kota Semarang, serta jajaran pejabat struktural di lingkungan Dishub Kota Semarang.

PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Tengah turut mengambil peran penting dalam pembekalan para peserta. Materi edukasi disampaikan langsung oleh Kepala Cabang Jasa Raharja Semarang, Manggala Aji Mukti, S.E., M.M.

Dalam paparannya, Manggala menekankan peran vital Jasa Raharja sebagai perpanjangan tangan negara dalam memberikan jaminan perlindungan dasar bagi pengguna jalan dan penumpang angkutan umum. Selain melalui SWDKLLJ bagi pemilik kendaraan pribadi, ia menggarisbawahi pentingnya peran Iuran Wajib Kendaraan Bermotor Umum (IWKBU) bagi ekosistem transportasi publik.

Manggala menjelaskan bahwa dana IWKBU merupakan iuran perlindungan yang disetorkan oleh pengusaha angkutan umum melalui ongkos tiket yang sah. Dana inilah yang dihimpun untuk memberikan kepastian jaminan perlindungan dan santunan apabila terjadi musibah kecelakaan di jalan raya.

“Melalui mekanisme IWKBU ini, negara memastikan setiap penumpang angkutan umum yang sah mendapatkan perlindungan penuh dari Jasa Raharja. Kami berharap para awak angkutan umum tertib mengelola ini, sehingga masyarakat selaku konsumen dapat merasa aman dan terlindungi selama dalam perjalanan,” ujarnya.

Ajang Pemilihan Abdi Yasa Teladan ini diharapkan tidak sekadar menjadi kompetisi, melainkan mampu memicu stimulus positif bagi para pelaku transportasi publik di ibu kota Jawa Tengah. Pengemudi angkutan umum diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di ekosistemnya masing-masing.

Melalui kegiatan ini, sinergi taktis antara Dinas Perhubungan, Kepolisian, Organda, dan Jasa Raharja diharapkan semakin solid. Kolaborasi lintas instansi tersebut dinilai menjadi pilar utama dalam mewujudkan sistem transportasi publik yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat di Kota Semarang.

About The Author