PEMALANG – Tim Pembina Samsat Kabupaten Pemalang menggelar program SIGAP Instansi dengan melakukan kunjungan strategis ke PT Aziz Putra dan PT Siaga Medika, Rabu (8/7). Agenda yang dilaksanakan secara serentak ini difokuskan untuk melakukan pendataan kendaraan bermotor operasional sekaligus sosialisasi guna meningkatkan kepatuhan administrasi perpajakan di sektor korporasi.
Dalam kunjungan kerja tersebut, tim melakukan verifikasi faktual terhadap seluruh armada operasional yang dimiliki oleh kedua perusahaan. Langkah ini diambil sebagai upaya pemutakhiran data guna memastikan akurasi potensi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) di wilayah Kabupaten Pemalang.
Melalui program SIGAP Instansi, Tim Pembina Samsat berupaya membangun sinergi proaktif dengan pihak manajemen perusahaan. Pendataan ini menjadi langkah preventif guna meminimalisasi adanya potensi tunggakan pajak pada kendaraan dinas atau operasional yang digunakan dalam mobilitas bisnis sehari-hari.
Tim Pembina Samsat Kabupaten Pemalang memberikan apresiasi atas keterbukaan dan kerja sama yang ditunjukkan oleh manajemen PT Aziz Putra dan PT Siaga Medika selama kegiatan berlangsung. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi perusahaan dan badan usaha lain di Kabupaten Pemalang untuk senantiasa tertib dalam melakukan registrasi ulang kendaraan mereka.
Dalam kesempatan terpisah, Kepala Cabang Jasa Raharja Pekalongan, Jullyanto Eka Prasetia N., menekankan arti penting dari pemenuhan kewajiban administrasi kendaraan ini secara berkala. Ia mengingatkan bahwa kepatuhan para pemilik kendaraan, termasuk jajaran instansi swasta, memiliki korelasi langsung terhadap kemanusiaan.
Jullyanto menjelaskan bahwa di dalam setiap komponen pajak kendaraan yang dibayarkan di Samsat, terdapat dana SWDKLLJ yang dikelola oleh negara melalui Jasa Raharja.
“Dana SWDKLLJ tersebut dihimpun untuk kemudian disalurkan kembali dalam bentuk kepastian jaminan santunan bagi para korban yang terlibat kecelakaan lalu lintas jalan. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan seluruh lapisan masyarakat dan pihak korporasi dapat melakukan pembayaran secara tepat waktu demi menjaga keberlangsungan perlindungan dasar bagi sesama pengguna jalan,” tegas Jullyanto.
Melalui konsistensi pelaksanaan program SIGAP Instansi ini, penataan basis data kendaraan di Kabupaten Pemalang diharapkan menjadi jauh lebih akurat, sehingga mampu memberikan kontribusi optimal bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui mekanisme Opsen PKB sekaligus memperkuat fungsi proteksi hukum di jalan raya.