Safety Campaign dan PPGD Digelar, Prajurit dan ASN Kodam XXI/Radin Intan Diperkuat Pemahaman Keselamatan

Safety Campaign dan PPGD Digelar, Prajurit dan ASN Kodam XXI/Radin Intan Diperkuat Pemahaman Keselamatan

Bandar Lampung Edukasi keselamatan berlalu lintas dan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat terus dilakukan melalui kegiatan Safety Campaign, Safety Riding, dan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD) bagi prajurit dan ASN Kodam XXI/Radin Intan, Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman peserta mengenai keselamatan berkendara sekaligus membekali kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan awal ketika menghadapi kondisi darurat di lapangan. Pelaksanaannya melibatkan Subdit Kamsel Ditlantas Polda Lampung, RS DKT TK IV, dan TDM Honda Lampung.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan edukasi mengenai berbagai aspek keselamatan berkendara, mulai dari pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, mengenali potensi bahaya, menjaga konsentrasi, hingga menerapkan perilaku berkendara yang aman dan bertanggung jawab. Pembekalan tersebut tidak hanya diarahkan pada peningkatan keterampilan teknis berkendara, tetapi juga pembentukan pola pikir bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama setiap pengguna jalan.

Melalui materi PPGD, peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah awal yang dapat dilakukan ketika menghadapi korban kecelakaan atau kondisi kegawatdaruratan sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Pengetahuan tersebut menjadi penting mengingat pertolongan pada fase awal dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi korban hingga memperoleh bantuan dari tenaga medis. Dengan demikian, kegiatan tidak hanya menitikberatkan pada aspek pencegahan kecelakaan, tetapi juga kesiapan menghadapi konsekuensi ketika situasi darurat terjadi.

Kolaborasi antara unsur TNI, kepolisian, tenaga kesehatan, dan pihak terkait melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem keselamatan lalu lintas di Lampung. Edukasi keselamatan yang dilakukan secara berkelanjutan, disertai peningkatan kemampuan pertolongan pertama, diharapkan mampu mendorong perilaku berkendara yang lebih disiplin sekaligus berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan dan fatalitas korban lalu lintas di wilayah Lampung.

About The Author