Jakarta — Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menantang atlet Indonesia untuk meningkatkan target dan merebut sebanyak mungkin medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Ia meminta para atlet tidak cepat puas dengan target awal dan berani mengejar hasil yang lebih tinggi.
Erick menyampaikan tantangan tersebut saat pengukuhan kontingen Indonesia di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Menurutnya, perjuangan para atlet selama menjalani latihan, menghadapi kelelahan maupun cedera harus menjadi motivasi untuk memberikan prestasi terbaik.
Ia mendorong atlet yang berpeluang meraih perunggu untuk membidik perak, sementara atlet yang berpotensi mendapatkan perak diminta berani mengejar emas. Bagi atlet yang menjadi kandidat peraih emas, Erick mengingatkan agar tetap rendah hati karena persaingan olahraga di Asia semakin ketat.
Asian Games 2026 juga menjadi bagian dari persiapan pembinaan olahraga menuju Olimpiade 2028. Kemenpora menyiapkan program pelatnas berkesinambungan dengan perencanaan jangka pendek, menengah, dan panjang serta evaluasi berdasarkan indeks prestasi.
Erick juga menekankan pentingnya transparansi dalam pembinaan dan penggunaan anggaran olahraga. Ia memastikan dugaan penyalahgunaan anggaran di lingkungan Kemenpora akan ditindak dan dibawa kepada penegak hukum.
Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 terdiri dari 432 atlet yang akan bertanding di 35 cabang olahraga. Mereka didampingi 148 pelatih dan ofisial serta 32 personel tim Chef de Mission sebelum bertolak ke Jepang.