Balikpapan – PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Kalimantan Timur terus memperkuat sinergi dengan pemangku kepentingan melalui Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) Provinsi Kalimantan Timur. Penguatan koordinasi tersebut dilaksanakan melalui rapat yang berlangsung pada Senin, 15 September 2026, bertempat di Ruang Rapat BPTD Kelas II Kalimantan Timur.
Rapat dibuka oleh Kepala BPTD Kelas II Kalimantan Timur, Renhard Ronald, S.Si.T., MT, dan dihadiri oleh Wadirlantas Polda Kaltim AKBP Nur Kholis, S.I.K., Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Satlantas Polresta Balikpapan, Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Satpol PP Kota Balikpapan, PT Jasa Raharja (Persero) Kanwil Kalimantan Timur, serta stakeholder terkait lainnya.
Dalam rapat tersebut, salah satu pembahasan difokuskan pada mitigasi permasalahan kemacetan lalu lintas dan kecelakaan pada sejumlah titik rawan, khususnya di wilayah Kota Balikpapan. Selain itu, forum juga membahas langkah penanganan terhadap kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) pada ruas jalan tertentu yang berpotensi memengaruhi kelancaran lalu lintas, kondisi infrastruktur jalan, serta aspek keselamatan pengguna jalan. Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penanganan permasalahan lalu lintas secara terpadu melalui sinergi lintas sektor.
Kakanwil PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Timur, M. Erwin Setia Negara, SE., M.I.Kom., menyampaikan bahwa penguatan koordinasi antarinstansi menjadi hal penting dalam mendukung upaya keselamatan transportasi. “Jasa Raharja berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder melalui FLLAJ, khususnya dalam upaya mitigasi titik rawan kecelakaan, penanganan permasalahan lalu lintas, serta mendukung langkah-langkah pencegahan kecelakaan dan pengurangan fatalitas korban,” ujarnya.
Melalui forum tersebut, seluruh stakeholder diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan menghasilkan langkah penanganan yang terintegrasi terhadap berbagai permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan di Kalimantan Timur. Sinergi ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan transportasi yang aman, tertib, lancar, dan berkeselamatan, khususnya di wilayah Kota Balikpapan.