Semarang – Jasa Raharja Cabang Semarang turut mendukung pelaksanaan layanan Samsat Keliling dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Simpang Lima Semarang. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Oktober 2026 yang bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kesamsatan kepada masyarakat sekaligus memperluas edukasi mengenai kewajiban administrasi kendaraan bermotor, program kemudahan pembayaran pajak, serta pentingnya kepatuhan sebagai bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas.
Pelaksanaan layanan di ruang publik seperti CFD menjadi salah satu bentuk pendekatan pelayanan yang adaptif terhadap aktivitas masyarakat. Kehadiran Samsat Keliling memungkinkan masyarakat memanfaatkan waktu saat beraktivitas di kawasan CFD untuk memperoleh layanan dan informasi terkait kewajiban kendaraan bermotor. Selain memberikan kemudahan akses, kegiatan tersebut juga membuka ruang komunikasi secara langsung antara petugas dengan masyarakat sehingga berbagai informasi mengenai pajak kendaraan maupun program yang sedang berlangsung dapat disampaikan secara lebih dekat dan mudah dipahami.
Dalam kegiatan tersebut, Jasa Raharja turut mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui penyampaian informasi mengenai Program Jateng Bebas Denda dan pembagian flyer. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan komunikasi publik, khususnya kepada masyarakat yang belum memperoleh informasi secara langsung mengenai program kemudahan yang tersedia. Penyampaian informasi di tengah aktivitas masyarakat diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sekaligus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan program sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Program Jateng Bebas memberikan sejumlah kemudahan kepada masyarakat, di antaranya pembebasan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pembebasan pajak progresif PKB, serta pembebasan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tahun-tahun sebelumnya. Informasi mengenai program tersebut menjadi penting untuk terus disosialisasikan karena dapat membantu masyarakat memahami bahwa terdapat kemudahan yang dapat dimanfaatkan dalam menyelesaikan kewajiban administrasi kendaraan bermotor.
Selain menyampaikan informasi mengenai program pemerintah, Jasa Raharja juga memperkuat pemahaman masyarakat mengenai SWDKLLJ. Sebagai bagian dari kewajiban kendaraan bermotor, SWDKLLJ memiliki fungsi sosial dalam mendukung penyelenggaraan perlindungan dasar bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Edukasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh bahwa kepatuhan dalam memenuhi kewajiban kendaraan tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan keberlangsungan fungsi perlindungan bagi masyarakat.
Kegiatan edukasi juga menjadi kesempatan bagi Jasa Raharja untuk mengingatkan masyarakat bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap kewajiban administrasi kendaraan perlu berjalan beriringan dengan perilaku berkendara yang tertib, penggunaan perlengkapan keselamatan, kepatuhan terhadap rambu dan peraturan lalu lintas, serta kewaspadaan dalam menggunakan jalan. Dengan demikian, pelayanan kesamsatan tidak hanya dipandang sebagai aktivitas administratif, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap keselamatan transportasi.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap masyarakat yang telah memenuhi kewajiban pembayaran pajak, petugas turut memberikan souvenir berupa tumbler. Pemberian apresiasi tersebut menjadi bagian dari pendekatan komunikasi yang lebih humanis dalam membangun interaksi positif antara penyelenggara pelayanan dan masyarakat. Kehadiran unsur apresiasi juga diharapkan dapat meningkatkan antusiasme masyarakat untuk datang, bertanya, serta memperoleh informasi secara langsung mengenai layanan dan program kesamsatan.
Kehadiran Samsat Keliling di kawasan CFD turut menunjukkan komitmen Tim Pembina Samsat dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan ruang publik sebagai lokasi pelayanan sekaligus edukasi memberikan kesempatan bagi petugas untuk menjangkau masyarakat dari berbagai latar belakang, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan waktu untuk datang ke kantor Samsat pada hari kerja. Pola pelayanan seperti ini menjadi salah satu bentuk inovasi dalam membangun komunikasi publik yang lebih terbuka, mudah diakses, dan responsif.
Sinergi antara Jasa Raharja, Kepolisian, Bapenda, serta unsur terkait dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem pelayanan kesamsatan. Masing-masing pihak memiliki peran yang saling melengkapi, mulai dari pelayanan administrasi kendaraan, penyampaian informasi perpajakan, hingga edukasi mengenai perlindungan dasar dan keselamatan lalu lintas. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat menciptakan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian kewajiban masyarakat, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai manfaat di balik setiap kewajiban yang dipenuhi.
Melalui kegiatan Samsat Keliling di CFD Simpang Lima, Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat terus mendorong terciptanya komunikasi pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat. Edukasi yang disampaikan secara langsung diharapkan dapat membantu masyarakat memahami berbagai program yang tersedia, meningkatkan kepatuhan administrasi kendaraan, serta menumbuhkan kesadaran bahwa tertib administrasi dan keselamatan berlalu lintas merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam menciptakan transportasi yang aman dan berkeselamatan.
Jasa Raharja Cabang Semarang berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan pelayanan, sosialisasi, dan edukasi bersama Tim Pembina Samsat. Penguatan kolaborasi tersebut diharapkan dapat menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, dekat, informatif, dan responsif sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih tertib dalam memenuhi kewajiban kendaraan dan semakin peduli terhadap keselamatan berlalu lintas.