Kemendag Perluas Akses Pasar Produk Pangan dari 10 UMKM Unggulan

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk Pangan dari 10 UMKM Unggulan

Tangerang – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperluas peluang pasar bagi 10 UMKM pangan unggulan penerima UKM Pangan Award 2026 melalui kerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO). Kolaborasi ini membuka kesempatan bagi produk pangan lokal untuk dipasarkan melalui jaringan ritel modern sehingga dapat menjangkau konsumen yang lebih luas. Menteri Perdagangan Budi Santoso menyerahkan penghargaan tersebut dalam pembukaan Pangan Nusa Expo 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Rabu (14/10/2026). Budi menegaskan, kualitas dan higienitas produk menjadi syarat utama bagi UMKM untuk menembus pasar ritel modern. Melalui program ini, Kemendag mendorong produk pangan lokal agar semakin kompetitif dan memiliki akses pemasaran yang lebih luas.

UKM Pangan Award 2026 mencatat 917 pendaftar dari 33 provinsi selama periode 12–26 September 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 318 produk lolos seleksi administrasi untuk mengikuti penilaian lanjutan yang mencakup jangkauan pemasaran, strategi promosi, mutu dan keamanan pangan, serta kapasitas keuangan. Proses seleksi menghasilkan 40 produk dari 35 UMKM finalis yang mengikuti penjurian akhir hingga terpilih 10 produk pemenang dalam lima kategori. Para pemenang berasal dari tujuh provinsi, yakni Jawa Timur, Jawa Barat, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Sumatra Utara, dan Papua. Salah satu produk dengan nilai tertinggi adalah Fisnack Keripik Kulit Ikan Patin asal Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang meraih skor 91,4 pada kategori Produk Khusus. Penilaian akhir turut mempertimbangkan desain dan fungsi kemasan, cita rasa, orisinalitas, serta nilai tambah produk.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha, Kemendag memfasilitasi para pemenang UKM Pangan Award 2026 untuk mengikuti Pangan Nusa Expo pada 14–18 Oktober 2026 di ICE BSD City. Pameran yang berlangsung bersamaan dengan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 ini menjadi ajang promosi sekaligus peluang bagi UMKM pangan untuk menjalin kerja sama dengan peritel modern. Keberhasilan penerima penghargaan sebelumnya menunjukkan potensi tersebut, seperti Alexa Kukies yang telah hadir di Ranch Market serta Sambal Mamani yang dipasarkan di Superindo, Hero, dan Alfamidi. Melalui UKM Pangan Award, Kemendag berharap semakin banyak UMKM pangan Indonesia mampu meningkatkan daya saing, memperluas distribusi produk, dan menembus pasar ritel modern. Program kurasi tahunan ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperoleh dana pembinaan dan dukungan sarana produksi dari sponsor. Dikutip dari rri.co.id

About The Author