Belanja Negara Kuartal IV 2026 Ditargetkan Tembus Rp1.300 Triliun, Ini Kata Suahasil

Belanja Negara Kuartal IV 2026 Ditargetkan Tembus Rp1.300 Triliun, Ini Kata Suahasil

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyampaikan bahwa belanja negara pada kuartal IV 2026 ditargetkan melampaui Rp1.300 triliun. Meski pemerintah mendorong efisiensi anggaran, belanja negara tetap diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat.

Suahasil menjelaskan, efisiensi tidak berarti menghentikan atau sekadar memangkas anggaran. Ia membandingkan rencana belanja pada kuartal IV 2026 yang mencapai lebih dari Rp1.300 triliun dengan realisasi belanja pada periode yang sama tahun 2025 sebesar Rp1.200 triliun.

Menurutnya, peningkatan belanja pemerintah diharapkan dapat mendorong konsumsi masyarakat, termasuk melalui penyaluran bantuan pangan pada kuartal IV. Pemerintah juga berupaya menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mempertahankan pertumbuhan.

Dalam laporan keuangan negara hingga akhir September 2026, Suahasil menyebut pendapatan negara mencapai Rp2.341,5 triliun atau 74,5 persen dari target APBN 2026. Sementara itu, belanja negara telah mencapai Rp2.660,5 triliun atau sekitar 69 persen dari alokasi anggaran.

Dengan capaian tersebut, defisit APBN tercatat sebesar Rp319 triliun atau 1,24 persen dari produk domestik bruto (PDB). Suahasil mengatakan angka itu masih sesuai dengan desain APBN yang memungkinkan belanja negara lebih besar daripada pendapatan.

Pemerintah berencana mempercepat penyerapan anggaran, terutama pada November dan Desember. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan belanja negara memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan pertumbuhan ekonomi pada tahun berikutnya.

About The Author