Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Jasa Raharja dan Dokkes Polres Purwakarta Gelar Pengobatan Gratis Bagi Ratusan Pengemudi Ojek Online

Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Jasa Raharja dan Dokkes Polres Purwakarta Gelar Pengobatan Gratis Bagi Ratusan Pengemudi Ojek Online

Purwakarta — Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, PT Jasa Raharja Cabang Purwakarta berkolaborasi dengan Seksi Kedokteran dan Kesehatan (SI Dokkes) Polres Purwakarta menggelar aksi sosial kemanusiaan berupa pelayanan kesehatan gratis bagi pengemudi ojek online (ojol). Kegiatan sinergis ini berpusat di Polres Purwakarta pada Jumat, 19 Juni 2026.

Melalui program Mobile Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL), Jasa Raharja dan Polri berkomitmen memastikan para pejuang nafkah di jalanan ini selalu dalam kondisi prima saat berkendara. Pelayanan medis yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, hingga pemberian obat-obatan dan vitamin secara cuma-cuma dari tim medis Dokkes Polres Purwakarta.

“Para pengemudi ojek online memiliki mobilitas dan risiko yang sangat tinggi di jalan raya. Melalui momentum menyambut HUT Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema ‘Polri untuk Masyarakat’, kami ingin memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kesehatan mereka demi menekan angka kecelakaan akibat faktor kelelahan atau kondisi fisik yang kurang fit,” ujar perwakilan dari Polres Purwakarta.

Selain pengobatan medis gratis, petugas Jasa Raharja juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi pentingnya tertib berlalu lintas serta perlindungan dasar asuransi kecelakaan penumpang bagi pengguna jalan. Langkah preventif ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan keselamatan berkendara di wilayah Kabupaten Purwakarta.

Aksi sosial ini mendapat antusiasme yang luar biasa dari komunitas ojol lokal. Mereka mengaku sangat terbantu karena jarang sempat melakukan pemeriksaan kesehatan rutin di tengah kesibukan mengejar target harian. Kegiatan ini membuktikan kuatnya sinergisitas antara instansi perlindungan lalu lintas dan kepolisian dalam merangkul serta mengayomi masyarakat pekerja informal.

About The Author