Dari Data ke Aksi,Tim Pembina Samsat Klungkung Perluas Pendekatan ke Wajib Pajak

Dari Data ke Aksi,Tim Pembina Samsat Klungkung Perluas Pendekatan ke Wajib Pajak

Klungkung – Data dapat menjadi pijakan penting ketika diterjemahkan menjadi langkah nyata di lapangan. Hal tersebut dilakukan Tim Pembina Samsat Klungkung melalui pemanfaatan Program GASPOLL (Gerakan Akselerasi Penerimaan Collection) sebagai salah satu upaya mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak.

Program GASPOLL merupakan salah satu upaya yang dilakukan Jasa Raharja untuk mendorong akselerasi penerimaan melalui pemanfaatan data sebagai dasar tindak lanjut kepada wajib pajak. Dalam implementasinya di Klungkung, data tersebut dimanfaatkan untuk menentukan sasaran kunjungan serta pendekatan kepada wajib pajak yang masih memiliki kewajiban pembayaran pajak kendaraan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari pembahasan Tim Pembina Samsat Klungkung yang melibatkan Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Samsat Klungkung, Ni Luh Meidi Puspitasari, S.E., KUPT Samsat Klungkung, I Dewa Gede Supradnyana, serta Kanit Regident Polres Klungkung, Ngakan Putu Mardiana Tarsika.

Salah satu tindak lanjut yang disiapkan adalah kunjungan door to door kepada wajib pajak yang masih memiliki tunggakan. Melalui pendekatan ini, petugas tidak hanya menyampaikan pengingat mengenai kewajiban pembayaran pajak kendaraan, tetapi juga membuka ruang komunikasi secara langsung dengan masyarakat.

Pendekatan tersebut menjadi penting karena kepatuhan tidak hanya dibangun melalui informasi yang disampaikan secara umum, tetapi juga melalui komunikasi yang tepat sasaran. Dengan memanfaatkan data GASPOLL, Tim Pembina Samsat dapat mengarahkan langkah di lapangan kepada wajib pajak yang membutuhkan tindak lanjut.

Pemanfaatan data juga memungkinkan proses monitoring dan evaluasi dilakukan secara lebih terarah. Data yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan dapat digunakan untuk melihat perkembangan tindak lanjut sekaligus menentukan langkah berikutnya dalam upaya mendorong kepatuhan masyarakat.

Selain kunjungan door to door, Tim Pembina Samsat Klungkung juga menyiapkan agenda sosialisasi dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat. Seluruh langkah tersebut diarahkan untuk mendorong peningkatan kepatuhan dan mendukung optimalisasi penerimaan Samsat di wilayah Klungkung.

Bagi Jasa Raharja, keterlibatan dalam Tim Pembina Samsat merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada administrasi, tetapi juga pada edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat. Pemanfaatan data menjadi salah satu cara untuk membuat pendekatan kepada wajib pajak lebih terarah dan efektif.

Di tempat terpisah, Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Wilayah Bali, Abdillah, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa pemanfaatan data dapat membantu Tim Pembina Samsat menentukan langkah yang lebih tepat dalam menjangkau masyarakat.

“GASPOLL menjadi salah satu upaya untuk mendorong penerimaan dengan memanfaatkan data sebagai dasar dalam menentukan langkah tindak lanjut. Ketika data diterjemahkan menjadi aksi di lapangan, pendekatan kepada masyarakat dapat dilakukan secara lebih terarah dan tepat sasaran,” ujar Abdillah.

Ia menambahkan, Jasa Raharja akan terus mendukung langkah bersama Tim Pembina Samsat dalam mendorong kepatuhan masyarakat. Menurutnya, kombinasi antara pemanfaatan data, edukasi, pendekatan langsung, dan pelayanan yang baik menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kewajibannya.

Melalui Program GASPOLL, Tim Pembina Samsat Klungkung terus mengubah data menjadi langkah nyata di lapangan. Dari data yang teridentifikasi hingga kunjungan langsung kepada wajib pajak, setiap langkah diarahkan untuk mendorong kepatuhan sekaligus mendukung peningkatan penerimaan Samsat di Kabupaten Klungkung.

About The Author