ASDP Bersama 14 BUMN Perkuat Ekonomi Berkelanjutan Raja Ampat

ASDP Bersama 14 BUMN Perkuat Ekonomi Berkelanjutan Raja Ampat

Jakarta – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berkolaborasi dengan 14 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terintegrasi di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Program yang berlangsung pada 22–24 April 2026 ini menyasar wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), khususnya di Kampung Mutus dan Kampung Manyaifun. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa keterlibatan ini merupakan komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat nyata di luar layanan transportasi, mencakup aspek pelestarian lingkungan, pendidikan, hingga penguatan ekonomi masyarakat lokal.

Pembangunan berkelanjutan di Raja Ampat ini difokuskan pada rehabilitasi ekosistem melalui penanaman 2.000 bibit mangrove dan 650 fragmen karang, serta pemberian sertifikasi selam bagi kelompok konservasi setempat. Selain lingkungan, sinergi lintas BUMN ini juga berhasil menghadirkan akses listrik bagi ratusan rumah tangga, renovasi fasilitas pendidikan di SD YPK Effata Mutus dan SMPN 11 Raja Ampat, serta perbaikan rumah ibadah. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa keindahan alam Raja Ampat sebagai aset nasional tetap terjaga seiring dengan meningkatnya kualitas hidup dan kapasitas kelembagaan BUMDes masyarakat sekitar.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan kelanjutan dari berbagai program pembangunan di wilayah Indonesia Timur guna mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui pendekatan multi-intervensi yang melibatkan perusahaan besar seperti PLN, BRI, Pelindo, hingga Garuda Indonesia, diharapkan tercipta dampak ekonomi yang lebih terukur dan mandiri. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata kehadiran negara melalui BUMN untuk memperkuat konektivitas sekaligus memberdayakan potensi daerah secara menyeluruh dan berkelanjutan. Dikutip dari Antaranews.com

About The Author