Infrastruktur EV dan Energi Bersih Dinilai Efektif Pacu Investasi dan Ekonomi

Infrastruktur EV dan Energi Bersih Dinilai Efektif Pacu Investasi dan Ekonomi

Jakarta – Institute for Development of Economics and Finance (Indef) menilai pemberian insentif untuk pengembangan infrastruktur kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) dan energi terbarukan dapat menjadi strategi penting dalam memperkuat ekonomi Indonesia. Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance, Esther Sri Astuti, mengatakan kebijakan tersebut mampu mendorong investasi baru sekaligus mempercepat pertumbuhan industri hijau di dalam negeri.

Menurut Esther, pembangunan infrastruktur kendaraan listrik dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk beralih menggunakan EV karena didukung fasilitas pengisian daya dan energi yang lebih terjangkau. Selain itu, pemerintah juga dinilai perlu memperluas insentif bagi sektor energi bersih guna meningkatkan ketersediaan energi terbarukan di Indonesia. Indef menilai langkah ini penting untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan perlambatan ekonomi global dan tekanan terhadap ekspor komoditas unggulan Indonesia.

Indef juga menilai kebijakan insentif kendaraan listrik merupakan investasi fiskal jangka panjang yang berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan ketahanan fiskal negara. Dalam tiga tahun terakhir, investasi asing di sektor kendaraan listrik Indonesia tercatat mencapai 2,73 miliar dolar AS. Di sisi lain, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen pada triwulan I 2026, yang menunjukkan stabilitas ekonomi nasional masih terjaga di tengah dinamika global. Dikutip dari Antaranews.com

About The Author