Mobilitas Kota Yogyakarta Kian Padat, Jasa Raharja dan Kepolisian Intensifkan Upaya Pencegahan Kecelakaan

Mobilitas Kota Yogyakarta Kian Padat, Jasa Raharja dan Kepolisian Intensifkan Upaya Pencegahan Kecelakaan

Yogyakarta — Dalam rangka meningkatkan keselamatan lalu lintas serta menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Kota Yogyakarta, PT Jasa Raharja D.I. Yogyakarta melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Satlantas Polresta Yogyakarta pada Senin, 19 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kerja Kasat Lantas Polresta Yogyakarta, Jalan Reksobayan No.1, Ngupasan, Gondomanan, Kota Yogyakarta tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi lintas instansi dalam menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas di wilayah perkotaan.

Koordinasi ini dihadiri oleh Kepala Bagian Operasional PT Jasa Raharja DIY Eko Mulyanto, Kasat Lantas Polresta Yogyakarta AKP Alvian Hidayat, S.Tr.K., S.I.K., serta Kasubag Sumbangan Wajib dan Humas Trisno Supriyadi Fanggidae. Pertemuan tersebut membahas berbagai kondisi terkini lalu lintas di Kota Yogyakarta yang semakin padat dengan mobilitas masyarakat yang tinggi hampir sepanjang hari.

Dalam pembahasan tersebut disampaikan bahwa pihak Kepolisian telah melaksanakan patroli rutin guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Namun demikian, pelaksanaan pengawasan masih menghadapi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan bahan bakar minyak (BBM) operasional dan luasnya wilayah pengawasan yang harus dijangkau. Selain itu, angka kecelakaan lalu lintas di Kota Yogyakarta masih tergolong cukup tinggi dan berdampak pada meningkatnya beban santunan Jasa Raharja, yang hingga saat ini belum sebanding dengan tingkat kepatuhan masyarakat dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Koordinasi juga membahas pelaksanaan penegakan hukum melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) serta pembatasan tilang manual yang dinilai belum berjalan optimal. Hal tersebut disebabkan masih rendahnya kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas, termasuk penggunaan helm keselamatan dan kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Sebagai langkah tindak lanjut, forum lalu lintas akan dioptimalkan kembali melalui koordinasi rutin lintas instansi guna membahas penanganan titik rawan kecelakaan, peningkatan sarana keselamatan jalan, pelaksanaan Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL), serta pengembangan Kampung Tertib Lalu Lintas yang terintegrasi dengan edukasi tertib pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara Kepolisian dan Jasa Raharja dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara, serta menekan angka kecelakaan dan fatalitas di wilayah Kota Yogyakarta.

Eko Mulyanto selaku Kepala Bagian Operasional PT Jasa Raharja DIY menyampaikan bahwa peningkatan keselamatan lalu lintas tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antarinstansi. Menurutnya, koordinasi bersama Satlantas Polresta Yogyakarta menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan kecelakaan serta menekan angka fatalitas di wilayah Kota Yogyakarta yang memiliki tingkat mobilitas masyarakat cukup tinggi.

Ia juga menegaskan bahwa Jasa Raharja tidak hanya berperan dalam penyaluran santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas, namun turut aktif dalam berbagai program pencegahan kecelakaan melalui edukasi keselamatan berkendara dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kepatuhan berlalu lintas. Selain itu, pihaknya terus mendorong pentingnya kepatuhan pembayaran pajak kendaraan bermotor sebagai bentuk kontribusi masyarakat dalam mendukung perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Lebih lanjut, Eko Mulyanto berharap hasil koordinasi ini dapat diwujudkan melalui langkah konkret dan berkelanjutan, seperti penguatan forum lalu lintas, penanganan titik rawan kecelakaan, pengembangan Kampung Tertib Lalu Lintas, serta pelaksanaan program edukasi keselamatan bagi masyarakat dan pelajar. Dengan adanya kerja sama yang solid antarinstansi, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas yang mampu menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan di Kota Yogyakarta.

About The Author