Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengajak generasi muda Indonesia untuk saling bergandengan tangan menghadapi berbagai tantangan global sekaligus mendukung pembangunan nasional.
Saat membuka Tanwir II Pemuda Muhammadiyah 2026 di Badung, Bali, Gibran mengatakan dunia saat ini tengah menghadapi dinamika besar mulai dari krisis geopolitik, perang dagang, perubahan iklim, hingga disrupsi teknologi yang membutuhkan kolaborasi kuat antargenerasi muda.
Menurut Gibran, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi tantangan tersebut, terlebih Indonesia akan memasuki bonus demografi dengan dominasi penduduk usia produktif. Karena itu, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing generasi muda.
Wapres juga mengajak Pemuda Muhammadiyah untuk lebih aktif terlibat dalam pembangunan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk Papua, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan transformasi digital.
Ia menyebut pemerintah terus berupaya memastikan program pembangunan dapat menjangkau daerah terpencil dan berharap generasi muda ikut melihat langsung kondisi di lapangan agar mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Gibran turut mengapresiasi Pemuda Muhammadiyah yang dinilai konsisten melahirkan kader muda unggul dan berakhlak yang kini berkontribusi di berbagai sektor strategis nasional.
Sumber antaranews.com