Lumajang – Tim gabungan berhasil mengendalikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Blok Gunung Pucang Rangga, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Jumat (10/7) malam. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan respons cepat lintas sektor mampu mencegah kobaran api meluas ke area yang lebih besar setelah laporan dari warga diterima. Titik api pertama kali diketahui sekitar pukul 17.40 WIB di kawasan Petak 15A dan 15B2 RPH Bago BKPH Pasirian.
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Perhutani, TNI, Polri, dan pemerintah desa langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Karena medan sulit dijangkau kendaraan pemadam, petugas menggunakan metode manual seperti gepyok ranting basah, cakar besi, serta pembuatan sekat bakar untuk menghentikan penyebaran api. Berkat koordinasi yang baik, kebakaran berhasil dikendalikan dalam waktu sekitar dua jam dan dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun mengancam permukiman warga yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil asesmen sementara, kebakaran menghanguskan sekitar dua hektare lahan yang ditumbuhi semak belukar, ilalang, rumput, dan daun kering di bawah tegakan pohon jati serta johar. Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh gesekan bebatuan yang memercikkan api ke ilalang kering di tengah cuaca panas pada musim kemarau. BPBD Lumajang mengimbau masyarakat segera melaporkan setiap kejadian darurat melalui Call Center BPBD agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin, terutama setelah pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan, krisis air bersih, serta kebakaran hutan dan lahan tahun 2026. Dikutip dari Antaranews.com