Denpasar – PT Jasa Raharja Wilayah Bali terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program lingkungan berkelanjutan melalui kegiatan survei pengelolaan sampah organik berbasis budidaya maggot. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 21 Mei 2026 bertempat di Yayasan Banjar Tegeh Sari, Jalan Gatot Subroto I, Denpasar, oleh Wahyu Dwi Astowo, S.E., selaku Kepala Sub Bagian Keuangan, Akuntansi dan ESG.
Kunjungan tersebut disambut hangat oleh Ketua Yayasan, I Gede Mantrayasa, yang dengan antusias memaparkan proses serta alur pengelolaan sampah organik di yayasan tersebut. Dalam penjelasannya, ia menguraikan bagaimana sampah organik diolah secara efektif melalui budidaya maggot sebagai solusi ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomis.
Dalam kesempatan itu, Wahyu Dwi Astowo menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara langsung implementasi program pengelolaan sampah sekaligus menjajaki dukungan terhadap keberlanjutan program tersebut. Ia menegaskan bahwa Jasa Raharja berkomitmen untuk turut berkontribusi dalam mendukung inisiatif yang berdampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.
Secara terpisah, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Bali, Abdillah, S.Sos., M.Si., menyampaikan bahwa Jasa Raharja akan terus berinovasi dan berperan aktif dalam mendukung program Pemerintah Daerah Bali, khususnya dalam mewujudkan Bali yang bersih dari sampah. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal Bali, yaitu Tri Hita Karana, yang menekankan keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan Tuhan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Jasa Raharja dan masyarakat dapat semakin memperkuat upaya pelestarian lingkungan serta menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Bali.