Upaya Pemkab Pamekasan Ubah Sekolah Rusak Jadi Fasilitas Pendidikan Kebanggaan

Upaya Pemkab Pamekasan Ubah Sekolah Rusak Jadi Fasilitas Pendidikan Kebanggaan

PAMEKASAN – Bangunan SDN Jalmak 1 Pamekasan yang dahulunya mengalami kerusakan berat di berbagai sudut ruang kelas, kini telah bertransformasi menjadi fasilitas pendidikan yang kokoh dan membanggakan. Keberhasilan program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang digulirkan pemerintah pada tahun 2025 lalu terbukti menghidupkan kembali suasana belajar mengajar. Melalui rehabilitasi tujuh ruang kelas, pembangunan ruang UKS, serta fasilitas toilet baru, Kepala Sekolah SDN Jalmak 1, Nardin, mengungkapkan rasa bangganya karena kini sekolah tersebut sukses naik kelas dan menjadi rujukan utama bagi berbagai kegiatan pendidikan serta perlombaan di tingkat kabupaten.

Perubahan positif ini juga dirasakan langsung oleh para siswa, salah satunya Tegar Saputra Erfendi, murid kelas enam yang kini dapat belajar lebih fokus di ruang kelas yang bersih dan terang. Sekolah ini bahkan berkesempatan dikunjungi langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, yang meninjau jalannya program Makan Bergizi Gratis sekaligus memberikan apresiasi atas keberanian siswa setempat. Kebijakan revitalisasi fisik yang berdampak nyata pada peningkatan kualitas pembelajaran dan prestasi siswa ini turut mendapat pujian dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan komitmen kementeriannya untuk terus mendongkrak mutu pendidikan nasional lewat pemerataan infrastruktur sekolah. Sebagai informasi, pada tahun 2025 Kabupaten Pamekasan telah menerima total bantuan revitalisasi senilai lebih dari Rp27 miliar yang dialokasikan untuk 38 lembaga pendidikan, mencakup PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, hingga PKBM. Melalui kucuran dana jumbo tersebut, pemerintah berharap hasil revitalisasi ini mampu memicu semangat baru dalam membangun Pamekasan sebagai kota pendidikan yang unggul dan melahirkan SDM berkualitas di wilayah Jawa Timur. Dikutip dari RRI.co.id

About The Author