Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat Purwokerto Gelar Monitoring dan Evaluasi Samsat Budiman serta Sosialisasi PPGD bagi BUMDes se-Kabupaten Banyumas

Jasa Raharja dan Tim Pembina Samsat Purwokerto Gelar Monitoring dan Evaluasi Samsat Budiman serta Sosialisasi PPGD bagi BUMDes se-Kabupaten Banyumas

Purwokerto – Dalam rangka meningkatkan optimalisasi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai mitra layanan Samsat Budiman, serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam penanganan korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat Purwokerto yang terdiri dari UPPD Purwokerto, Satlantas Polresta Banyumas, dan Jasa Raharja Cabang Purwokerto menyelenggarakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Samsat Budiman serta Sosialisasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) pada Senin (9/6/2026) bertempat di Ruang Rapat UPPD Purwokerto. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor sekaligus memperkuat budaya keselamatan di lingkungan masyarakat desa.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 29 BUMDes mitra layanan Samsat Budiman yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Banyumas. Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Banyumas, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Banyumas, Bank Pembangunan Daerah (BPD) Purwokerto, serta unsur Tim Pembina Samsat yang selama ini berperan aktif dalam pengembangan layanan Samsat Budiman di tingkat desa.

Dalam sesi monitoring dan evaluasi, masing-masing BUMDes diberikan kesempatan untuk memaparkan capaian kinerja layanan, perkembangan jumlah transaksi pembayaran pajak kendaraan bermotor, serta berbagai kendala yang dihadapi selama pelaksanaan program. Beberapa tantangan yang menjadi perhatian antara lain masih rendahnya tingkat pemanfaatan layanan oleh masyarakat di beberapa wilayah, keterbatasan sosialisasi kepada wajib pajak, serta sejumlah kendala teknis operasional yang memerlukan penguatan koordinasi antar pemangku kepentingan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Tim Pembina Samsat Purwokerto bersama seluruh peserta merumuskan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas layanan Samsat Budiman. Upaya tersebut antara lain melalui peningkatan sosialisasi secara masif hingga tingkat RT dan RW, pemanfaatan media sosial dan kanal informasi desa, penguatan peran perangkat desa sebagai agen edukasi pajak, serta optimalisasi penggunaan data potensi kendaraan bermotor untuk mendukung kegiatan jemput bola kepada masyarakat yang masih memiliki tunggakan pajak kendaraan.

Kepala Jasa Raharja Cabang Purwokerto, Roy Januar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Samsat Budiman merupakan salah satu inovasi pelayanan yang bertujuan menghadirkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada peran aktif BUMDes sebagai ujung tombak pelayanan di desa sekaligus mitra strategis dalam mendukung peningkatan kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. “BUMDes memiliki posisi yang sangat strategis karena berada dekat dengan masyarakat. Melalui kolaborasi yang kuat antara Tim Pembina Samsat, pemerintah desa, dan BUMDes, diharapkan layanan Samsat Budiman dapat semakin optimal dalam memberikan kemudahan pembayaran pajak kendaraan serta mendukung peningkatan penerimaan daerah,” ujar Roy Januar.

Selain pelaksanaan monitoring dan evaluasi, pada kesempatan yang sama Jasa Raharja juga menggelar Sosialisasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dengan menghadirkan tenaga medis dari RS Orthopaedi Purwokerto sebagai narasumber. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya penanganan awal korban kecelakaan lalu lintas sebelum mendapatkan pertolongan medis lanjutan.

Materi yang disampaikan meliputi prosedur dasar penanganan korban kecelakaan, cara memastikan keamanan lokasi kejadian, teknik pemeriksaan kondisi korban, langkah-langkah evakuasi sederhana, hingga tindakan pertolongan pertama yang dapat dilakukan untuk meminimalkan risiko cedera yang lebih berat. Para peserta juga mengikuti simulasi praktik penanganan kegawatdaruratan guna meningkatkan keterampilan dan kesiapsiagaan apabila menghadapi situasi darurat di lingkungan masing-masing.

Antusiasme peserta terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Selain mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan layanan Samsat Budiman, para pengelola BUMDes juga memperoleh wawasan baru mengenai peran masyarakat dalam mendukung keselamatan lalu lintas melalui kemampuan memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan.

Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi Samsat Budiman serta Sosialisasi PPGD ini, Jasa Raharja bersama Tim Pembina Samsat Purwokerto berharap seluruh BUMDes mitra dapat semakin optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan transaksi pembayaran PKB dan SWDKLLJ di wilayah desa, serta turut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih peduli terhadap keselamatan berlalu lintas. Sinergi yang kuat antara pemerintah, BUMDes, dan masyarakat diharapkan mampu mendukung peningkatan penerimaan daerah sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang lebih dekat, mudah, dan bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Banyumas.

About The Author