Jasa Raharja Purwokerto Dukung Sosialisasi Program Samsat Jateng, Evaluasi Sengkuyung, dan Launching Ngopeni Kendaraan di Purbalingga

Jasa Raharja Purwokerto Dukung Sosialisasi Program Samsat Jateng, Evaluasi Sengkuyung, dan Launching Ngopeni Kendaraan di Purbalingga

Purbalingga – Dalam rangka meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pembayaran pajak kendaraan bermotor sekaligus mendorong kualitas pelayanan publik yang semakin mudah dijangkau, Jasa Raharja Cabang Purwokerto menghadiri kegiatan Sosialisasi Program Samsat Jawa Tengah, Evaluasi Sengkuyung, serta peluncuran program inovasi “Ngopeni Kendaraan” yang diselenggarakan oleh UPPD Samsat Purbalingga. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 29 Oktober 2026 yang bertujuan untuk memperkuat koordinasi antarinstansi, mengevaluasi efektivitas program berbasis wilayah, serta memperkenalkan inovasi pelayanan guna memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan bermotor.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung PM Collaboration Purbalingga tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, S.E., M.M., Plt. Sekretaris Bapenda Provinsi Jawa Tengah, Asisten II Sekda Kabupaten Purbalingga, Executive Manager PT Pos Indonesia Cabang Purbalingga, Kepala Bakeuda Purbalingga, Pimpinan Cabang BPD Jateng Purbalingga, Kaurbinops Satlantas Polres Purbalingga, serta para camat dan petugas Sengkuyung dari desa dan kelurahan se-Kabupaten Purbalingga. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam memperkuat penyelenggaraan pelayanan kesamsatan melalui kolaborasi pemerintah daerah, instansi terkait, dan unsur pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan berbagai program unggulan Samsat Jawa Tengah yang dapat dimanfaatkan masyarakat, di antaranya diskon Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 5%, pembebasan denda administrasi PKB dan pajak progresif, serta Gebyar Undian Samsat Periode II. Sosialisasi ini menjadi sarana untuk memperluas penyebaran informasi mengenai kebijakan dan kemudahan yang diberikan pemerintah, sekaligus mendorong masyarakat agar lebih memahami manfaat program dan memanfaatkannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Penyampaian informasi secara langsung kepada para pemangku kepentingan di tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan komunikasi program. Aparatur wilayah dan petugas Sengkuyung diharapkan dapat menjadi penghubung informasi kepada masyarakat, sehingga berbagai kebijakan dan kemudahan layanan Samsat dapat diketahui secara lebih luas. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan semakin terdorong untuk memenuhi kewajiban pembayaran PKB secara tertib dan tepat waktu.

Selain sosialisasi program, kegiatan juga diisi dengan evaluasi pelaksanaan Sengkuyung yang telah berjalan di berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Purbalingga. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya untuk melihat perkembangan pelaksanaan program, mengidentifikasi kendala yang dihadapi petugas di lapangan, serta merumuskan langkah penguatan agar kegiatan pendataan dan tindak lanjut kepada wajib pajak dapat berjalan lebih optimal. Melalui evaluasi tersebut, pelaksanaan Sengkuyung diharapkan semakin terarah dan mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat wilayah terkecil.

Program Sengkuyung memiliki peran strategis dalam mendukung pendekatan pelayanan berbasis wilayah. Keterlibatan camat, pemerintah desa dan kelurahan, serta petugas di lapangan memungkinkan komunikasi mengenai kewajiban PKB dilakukan lebih dekat dengan masyarakat. Informasi yang diperoleh melalui kegiatan tersebut juga dapat menjadi bahan pemantauan dan pembaruan data, sehingga tindak lanjut terhadap wajib pajak dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi. Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi petugas, panitia turut memberikan doorprize berupa lemari es kepada petugas Sengkuyung dengan capaian tertinggi serta berbagai hadiah lainnya bagi petugas yang telah berperan aktif dalam mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah.

Momentum kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk meluncurkan sekaligus menyosialisasikan inovasi pelayanan bertajuk “Ngopeni Kendaraan” yang diinisiasi oleh UPPD Samsat Purbalingga. Program tersebut merupakan layanan pengingat pembayaran PKB melalui WhatsApp Blast kepada pemilik kendaraan. Melalui layanan ini, wajib pajak dapat menerima pemberitahuan mengenai kewajiban pembayaran pajak sekaligus berkomunikasi langsung dengan operator untuk memperoleh informasi dan panduan terkait proses pembayaran.

Kehadiran Ngopeni Kendaraan menjadi salah satu bentuk adaptasi pelayanan Samsat terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat. Pengingat pembayaran melalui WhatsApp diharapkan dapat membantu wajib pajak memperoleh informasi secara lebih praktis, terutama dalam memperhatikan kewajiban administrasi kendaraan dan mengantisipasi keterlambatan pembayaran. Layanan komunikasi dengan operator juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh penjelasan apabila membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai mekanisme pembayaran.

Tidak hanya menghadirkan pengingat pembayaran, Ngopeni Kendaraan juga memberikan alternatif kemudahan dalam pengambilan notis pajak. Masyarakat dapat mengambil notis secara langsung di Samsat Purbalingga atau memilih layanan pengiriman melalui PT Pos Indonesia dengan mekanisme Cash on Delivery (COD). Melalui pilihan tersebut, dokumen dapat dikirimkan langsung ke alamat wajib pajak sehingga masyarakat memiliki alternatif pelayanan yang lebih fleksibel tanpa harus selalu datang ke kantor Samsat untuk mengambil notis pajak.

Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi terhadap inovasi Ngopeni Kendaraan yang dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat memperoleh pengingat dan panduan pembayaran, sementara notis pajak dapat dikirimkan langsung ke alamat wajib pajak. Inovasi ini diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk semakin tertib dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor.

Dalam kesempatan tersebut, Jasa Raharja Cabang Purwokerto turut memperkuat sinergi bersama Tim Pembina Samsat dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung optimalisasi penerimaan daerah serta peningkatan kepatuhan administrasi kendaraan bermotor. Keterlibatan Jasa Raharja juga berkaitan dengan upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), yang merupakan bagian dari penyelenggaraan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas jalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pemenuhan kewajiban kendaraan bermotor, termasuk SWDKLLJ, perlu dipahami secara menyeluruh oleh masyarakat. Oleh karena itu, penguatan edukasi dan koordinasi melalui kegiatan Samsat menjadi salah satu sarana untuk menyampaikan informasi mengenai kewajiban administrasi sekaligus fungsi perlindungan dasar yang diselenggarakan Jasa Raharja. Dengan meningkatnya pemahaman tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya semakin tertib secara administratif, tetapi juga memahami aspek perlindungan yang berkaitan dengan penyelenggaraan transportasi.

Bagi Jasa Raharja, sinergi dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesamsatan melalui kolaborasi lintas sektor. Penguatan program Sengkuyung, penyebarluasan informasi mengenai program Samsat, serta pengembangan inovasi pelayanan seperti Ngopeni Kendaraan menunjukkan bahwa peningkatan kepatuhan masyarakat membutuhkan pendekatan yang menyeluruh, mulai dari edukasi, pendataan, komunikasi, hingga kemudahan akses layanan.

Melalui kegiatan ini, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi dan melakukan evaluasi secara berkelanjutan agar berbagai program yang telah dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Optimalisasi penerimaan PKB dan SWDKLLJ diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban administrasi kendaraan serta pemahaman mengenai perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Jasa Raharja Cabang Purwokerto berkomitmen untuk terus mendukung kolaborasi bersama Tim Pembina Samsat, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait dalam menghadirkan pelayanan yang semakin mudah, responsif, dan dekat dengan masyarakat. Melalui penguatan program berbasis wilayah dan inovasi pelayanan, diharapkan tercipta budaya tertib administrasi kendaraan bermotor sekaligus mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Purbalingga.

About The Author